Skip to main content

Download Audio Luar

Berikut adalah daftar ringkasan khotbah Pdt. DR. Rahmiati Tanudjaja yang bisa Anda download dari luar Indonesia (ukuran lebih besar). Di dalamnya tersedia file audio yang "kecil" dengan bitrate 16 kbps, yaitu yang hanya berisi khotbah saja tanpa lagu pujian. Tersedia juga yang "medium" dengan bitrate 48 kbps yang berisi lengkap, khotbah dan lagu pujian. Silakan pilih yang Anda suka.


Jika Anda mendownload dari Indonesia, supaya lebih cepat proses downloadnya, maka kami sediakan audio yang berukuran lebih kecil, silakan klik halaman: DAFTAR KHOTBAH AUDIO (Download dari Indonesia).

Judul Ringkasan Nats Alkitab File Kecil File Medium
Paskah 3 Kehidupan Tuhan Yesus mulai dari kelahiran sampai kematian, kebangkitan bahkan naik ke surga, ditandai dengan tanda-tanda yang bertujuan supaya kita mengerti siapa yang diberi tanda itu. Jadi fokusnya terletak pada siapa Kristus, bukan pada tandanya. Apakah kita juga punya tanda-tanda yang menunjukkan siapa kita? Apakah orang mengenal kita dari tanda-tanda kita? Tanda yang menyertai kita harus cocok dengan status kita. 1 Korintus 1:22-24; Yohanes 20:30-31

16 kbps

48 kbps

Pembagian Tugas untuk Suku Lewi Suku Lewi adalah orang-orang yang dipilih untuk melayani di kemah suci dengan berbagai tugas yang berbeda. Di dalam kehidupan bergereja kita, ada banyak pelayanan yang dapat kita lakukan. Biasanya peran/jabatan apa yang paling tidak diminati? Yakni, rohaniwan. Banyak orang yang tidak mau jadi rohaniwan dan juga tidak mendukung orang lain jadi rohaniwan. Alasan pertama, karena takut menderita. Padahal firman Tuhan mengatakan, setiap orang percaya (bukan hanya rohaniwan) tidak hanya dipanggil untuk percaya tapi juga untuk hidup menderita bagi Kristus. Kedua, karena takut dituntut terlalu banyak untuk hidup kudus. Padahal panggilan hidup kudus ditujukan pada semua orang percaya. Ketiga, karena merasa tidak layak. Kita semua tidak ada yang layak, bukan hanya menjadi rohaniwan, bahkan menjadi anak Tuhan pun kita tidak layak. Semua adalah semata kemurahan dan anugerah Tuhan. Keempat, karena jabatan pendeta dianggap kurang membanggakan. Padahal dari sudut pandang Tuhan, itu sangat indah. Bilangan 3:1-4:49; Yesaya 52:7; Lukas 10

16 kbps

48 kbps

Pendahuluan Siapakah Aku dan Kau di Hadapan Tuhan? Siapa kita (untuk menentukan apakah hidup kita berguna atau tidak, apakah kehidupan kita berarti atau tidak) dapat ditentukan oleh beberapa kriteria: 1. Diri kita sendiri (sesuai konsep kita tentang kesuksesan), 2. Orang lain (sesuai apa kata orang). Namun, siapakah yang sebenarnya berhak menentukan kriteria itu? Itu tergantung kita hidup untuk siapa? Tuhan sebagai pencipta kita mempunyai kriteria bagaimana seharusnya kita hidup dan pada akhirnya kriteria Tuhanlah yang berlaku. Tuhan tidak hanya melihat apa yang tampak dari luar, tetapi juga yang ada di dalam. 1 Samuel 16:1-7; Pengkotbah 11:9; Matius 7:21

16 kbps

48 kbps

Siapakah Aku dan Kau di Hadapan Tuhan? Bag. 1 (Henokh) Nama Henokh berarti seorang yang berdedikasi. Berbeda dengan daftar keturunan Adam yang lain, yang dicatat mereka hidup, bertumbuh, dan mati tapi pada bagian ini. Dikatakan hidup Henokh diisi dengan berjalan bersama Allah. Dia mengisi hidupnya bukan sekadar hidup saja. Penulis kitab ini mencatat mengapa Henokh diangkat oleh Allah karena Henokh bergaul dengan Allah berdasarkan imannya kepada Allah, sesuai kriteria Allah. Iman yang bagaimana? Iman yang diisi oleh keyakinan dan pengakuan akan keberadaan Allah dan hidup di dalam pengakuan/keyakinan itu. Dengan kata lain, kita harus mencoba mengerti isi hati Tuhan dan hidup menurut isi hati Tuhan. Kejadian 5:18-24: Ibrani 11:5-6; Yudas 1:14

16 kbps

48 kbps

Siapakah Aku dan Kau di Hadapan Tuhan? Bag. 2 (Sarah) Kita bisa belajar dua hal dari hidup Sara: 1. Istri perlu taat kepada suami dan suami juga perlu taat kepada Tuhan. Sehingga ketaatan istri kepada suami itu di dalam Tuhan, sesuai aturan main Tuhan. 2. Percaya kepada Tuhan seratus persen, karena Dia adalah Allah yang sempurna dan tidak akan pernah salah walaupun kadang-kadang ada hal-hal yang tidak kita mengerti. Kejadian 12:10-20; 17:15-16

16 kbps

48 kbps

Siapakah Aku dan Kau di Hadapan Tuhan? Bag. 3 (Rahab) Nama Rahab berarti angkuh/sombong, kejam/jahat, keluasan/kelapangan. Kata pertama Ra adalah salah satu dewa Mesir yang disembah. Jadi, dia adalah orang yang tidak percaya. Ia juga bukan perempuan baik. Tapi Rahab beriman, dan iman yang benar menghasilkan perbuatan-perbuatan yang benar. Ada dua hal yang bisa dipelajari dari diri Rahab: 1. Ia memiliki kepercayaan/iman yang sungguh kepada Allah Israel. 2. Dari sudut pandang manusia, kehidupan Rahab tidak punya pengharapan, tapi Allah berkenan memakai Rahab sehingga dalam silsilah Yesus, nama Rahab tercatat. Yosua 2: 1-24

16 kbps

48 kbps

Siapakah Aku dan Kau di Hadapan Tuhan? Bag. 4 (Pendahuluan Murid-Murid Yesus) Ada beberapa poin yang bisa kita lihat dari pemilihan murid-murid Yesus: 1. panggilan ini didasarkan pada kedaulatan Allah; 2. panggilan Tuhan ini ada tujuannya, yaitu untuk menjala manusia. Di dalam proses untuk menjadikan mereka sebagaimana Tuhan kehendaki, maka Tuhan membentuk mereka dengan menyediakan sarana, kesempatan, kemungkinan-kemungkinan. Di dalam panggilan untuk menjadi murid Yesus yang berkenan kepada-Nya dan menjadi seperti yang Dia inginkan, ada kerjasama antara manusia dan Allah. Sehingga mereka bukan hanya menjadi alat, tapi alat yang berkenan kepada-Nya. Markus 1:16-20; 3:13-19

16 kbps

48 kbps

Doa Yesus bagi Murid-Murid-Nya Pada awalnya murid-murid Tuhan Yesus tidak mengerti panggilan mereka. Dan mereka bukanlah orang-orang yang siap dipakai oleh Tuhan. Tetapi, Tuhan tetap memberi kesempatan bagi mereka untuk belajar, Tuhan tetap mengajar mereka dan mereka juga mau belajar. Sehingga akhirnya mereka menjadi orang yang setia sampai akhir dalam menjalankan misi Tuhan. Kita pun perlu sungguh-sungguh belajar firman Tuhan sehingga kita dapat menjalankan misi Tuhan dalam dunia ini. Yohanes 17:6-23

16 kbps

48 kbps

Andreas Ada beberapa hal yang dapat kita ketahui tentang Andreas: 1. Andreas adalah saudara Petrus, 2. Andreas adalah murid Tuhan Yesus, 3. Andreas adalah orang yang memperkenalkan Petrus kepada Yesus, 4. Andreas adalah orang yang membawa orang Yunani yang ingin mengenal Yesus kepada Yesus, 5. Andreas adalah orang yang membawa anak kecil dengan 5 roti dan 2 ikannya kepada Yesus, dan dari 5 roti dan 2 ikan itulah muncul salah satu mukjizat yang sangat terkenal yang dilakukan Tuhan Yesus. Dengan prestasi Andreas tersebut, seharusnya dia orang yang diutamakan. Kenyataan ia adalah orang kedua setelah Petrus, tapi ia tidak pernah memperhitungkan semuanya itu. si Andreas tersebut, seharusnya dia orang yang diutamakan. Kenyataan ia adalah orang kedua setelah Petrus, tapi ia tidak pernah memperhitungkan semuanya itu. Matius 4:19; Markus 1:17; 13:3; Yohanes 1:40-42; 6:8-9; 12:20-22

16 kbps

48 kbps

Rasul Paulus Prinsip hidup Paulus adalah "hidup bagi Kristus, mati adalah keuntungan". Prinsip ini baru muncul setelah ia bertemu dengan Kristus secara pribadi. Orang-orang seperti Saulus, yang mungkin dianggap tidak layak, justru adalah orang yang menjadi alasan Yesus datang dan digantikan-Nya di atas kayu salib. Setelah ia mengenal Yesus, maka dia menempatkan dirinya sebagai hamba Kristus karena ia menyadari betapa besar kasih Allah. Betapa besar kasih Tuannya sehingga dengan rela ia menaklukkan diri kepada Tuannya ini. Rasul Paulus dipanggil untuk menjadi rasul, yang artinya menjadi duta, dengan demikian ia mewakili dan harus mencerminkan Pribadi yang memanggil dan mengutusnya. Paulus melakukan tugasnya ini dengan sepenuh hati. Filipi 1:21; Kisah 9:1-19a; Roma 1:1; Roma 14:7-9

16 kbps

48 kbps

Aku tidak Malu Paulus menyarankan pada Timotius supaya ia tidak malu, dan Paulus juga tidak malu. Kata malu ini punya arti khusus. Di saat kita mengalami hal yang tidak mengenakkan, apakah kita masih berkata Tuhan peduli pada keadaan kita? Kita perlu menyadari bahwa Tuhan selalu peduli akan hidup kita asalkan kita tidak malu mengakui keberadaan-Nya dalam hidup kita. Apa pun yang kita alami, Dia tidak pernah membiarkan kita sendiri dan Dia yang memelihara hidup kita. 2 Timotius 1:1-18

16 kbps

48 kbps

Di Mana Hartamu Berada di Situ Hatimu Berada Apakah semua penderitaan yang dialami orang percaya adalah penderitaan untuk Kristus? Penderitaan yang dialami orang percaya ada dua macam: 1. Penderitaan karena diri sendiri, dan 2. penderitaan karena Kristus. Dalam mengikut Tuhan, Tuhan memang tidak pernah menjanjikan hidup kita akan selalu lancar dan aman. Namun, Tuhan menjanjikan harta yang kekal bagi kita, yang tidak akan pernah hilang. Bila kita memiliki Yesus, sesulit apa pun hidup kita di dunia, kita tidak perlu kuatir karena semua ini hanya sementara, ada harta yang kekal menunggu kita di surga. Filipi 1:27-30; Matius6:19-34

16 kbps

48 kbps

Yudas Yudas adalah salah seorang murid Tuhan Yesus, yang telah mengkhianati Tuhan Yesus. Pengkhianatan Yudas tidak hanya saat dia menyerahkan Tuhan Yesus, tapi saat ia diangkat menjadi murid Yesus. Sebagai bendahara, dia menjadi seorang pencuri (Yoh. 12:6). Apakah kita benar-benar murid Yesus yang sejati? Jangan sampai kita hanya baik di depan, namun di dalam hati kita penuh kebusukan, karena Tuhan melihat ke dalam hati kita. Lukas 22:47-51

16 kbps

48 kbps

Doa Tuhan Yesus di Taman Getsemani Sebagai orang percaya, kita selalu merasa doa kita sudah benar. Namun, saat Tuhan tidak menjawab doa sesuai dengan harapan kita, apakah kita harus marah dan kecewa? Tuhan tahu yang terbaik untuk kita. Kita harus berdoa seperti Tuhan Yesus, yakni bukan kehendak kita yang terjadi, tetapi biarlah kehendak Tuhan saja yang terjadi. Selama hati dan harta kita tidak diserahkan pada Tuhan, bila terjadi kemalangan, kita tidak dapat bertahan. Oleh sebab itu, biarlah kita belajar membiarkan kehendak Tuhan dinyatakan dalam hidup kita walaupun mungkin itu tidak sesuai dengan keinginan kita. Matius 26:36-46

16 kbps

48 kbps

Menang Bersama dengan Kristus Tuhan datang untuk membawa pengampunan bagi manusia. Saat Tuhan Yesus menampakkan diri kepada murid-murid, mereka terkejut dan takut. Karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat dan mereka belum siap. Bagaimana dengan kita? Apakah saat Tuhan Yesus datang kelak, kita juga belum siap karena selama ini kita tidak melakukan apa yang seharusnya kita lakukan? Dalam kehidupan-Nya di dunia, Tuhan tahu apa yang Dia harus lakukan, yaitu menjalankan misi Allah. Kita juga harus mengerti apa yang harus perbuat dengan pertobatan kita. Lukas 23:33-38

16 kbps

48 kbps

Pergumulan Tuhan Yesus di Taman Getsemani Kegentaran dalam doa Tuhan Yesus bukan karena Dia takut mati, namun karena Ia harus menanggung murka dari Allah. Dengan penebusan Kristus yang begitu besar, kita harus meresponi penebusan yang Kristus lakukan dengan tepat, yakni mengisi setiap babak adegan kehidupan kita dengan berarti. Matius 26:36-46

16 kbps

48 kbps

Natanael/Bartolomeus Natanael mengenal Tuhan Yesus karena Filipus berkata bahwa Tuhan Yesus adalah penggenapan Kitab Taurat dan Dia berasal dari Nazaret. Namun, prasangka Natanael pada awalnya menghalangi dia untuk percaya pada Yesus, sebab ia berpikir mana mungkin nabi yang hebat muncul dari kota yang kecil. Kadang-kadang kita juga berusaha mengenal Tuhan dengan perspektif kita sendiri sehingga kita tidak bisa percaya sepenuhnya kepada-Nya. Tuhan mau kita memiliki pola pikir yang sesuai dengan Firman-Nya, bukan sesuai dengan keinginan kita. Yohanes 1:43-51

16 kbps

48 kbps

Petrus Hidup bagi Tuhan bukan merupakan suatu alternatif, tapi adalah suatu prinsip. Sebagai orang percaya, kita harus punya pikiran Kristus dan bukan pikiran kita. Setelah Petrus mendapat pencerahan dari Tuhan, dia memulai hidupnya dengan mempunyai pikiran Kristus. Ini bukan berarti kita mengkotak-kotakkan aspek kehidupan kita, tapi kita melakukan apa yang Tuhan mau dalam segala aspek kehidupan kita menurut kehendak Allah dan sesuai perkenanan Allah. 1 Petrus 1:3-4

16 kbps

48 kbps

Yakobus Sebagai orang percaya, kita harus menerapkan kehidupan yang berprinsip pada Firman Tuhan. Kehidupan dalam dunia ini hanya sementara, oleh karena itu Tuhan menghendaki supaya kita hidup taat sesuai kehendak-Nya. Apa pun yang terjadi, asal kita hidup berkenan di hadapan Tuhan, maka jerih payah kita tidak sia-sia. Mazmur 119:1-8

16 kbps

48 kbps

Matius Sebelum mengikut Tuhan Yesus, Matius adalah seorang pemungut cukai. Tapi saat ia mengenal dan mengikut Tuhan Yesus, dia mulai menata kehidupannya dengan panggilan yang ia dapatkan. Sebagai pengikut Kristus, Tuhan mau supaya kita mempersembahkan kehidupan yang kudus dan berkenan. Dengan mengubah pola pekerjaan/kehidupan, kita menjadi berkenan kepada-Nya sehingga membuat hati Tuhan senang. Mazmur 119:41-55

16 kbps

48 kbps

Pendahuluan Kitab Imamat Di dalam kitab Imamat ditulis berbagai macam peraturan dari Tuhan. Kitab ini ditulis karena Allah sudah mengikat perjanjian dengan seseorang dan orang itu sudah menjadi umat-Nya, oleh sebab itu peraturan ini diberikan. Tuhan tidak mau dengan adanya peraturan ini, manusia melakukan yang dituntut Tuhan secara formalitas. Bukan ketaatan secara formalitas yang lahiriah yang dituntut Tuhan, tapi Tuhan menghendaki ketaatan yang utuh/totalitas. Kalau kita menyadari bahwa kita menjadi anak Tuhan karena kasih, maka perilaku-perilaku kita seharusnya merefleksikan hubungan yang harmonis dengan Tuhan. Matius 22:37-40

16 kbps

48 kbps

Kitab Imamat I Untuk menyenangkan hati Tuhan, kita tidak dapat menyembah, memuji, dan menaati perintah-Nya dengan cara yang kita pilih sendiri. Sebab yang kita anggap baik, belum tentu baik menurut Tuhan. Kita harus tahu apa yang Dia suka dan apa yang tidak Dia suka. Firman Tuhan sudah diberikan pada kita, maka seharusnya kita bertekad untuk mempelajari dan mengerti karena bagi Tuhan tidak ada ketaatan yang setengah-setengah. Kalau kita benar-benar mengetahui isi hati dan pikiran Tuhan, kita akan dapat melakukan apa yang Tuhan mau sesuai kehendak Tuhan dan bukan kehendak kita sendiri. Imamat 1 :2-3, 10-11

16 kbps

48 kbps

Kitab Imamat II Dalam pembahasan ini, kita melihat ada lima macam korban yang berbeda yang dipersembahkan pada Tuhan. Hal ini menjelaskan bahwa ke-5 korban yang telah dipersembahkan umat Israel adalah untuk menjaga supaya hubungan dengan Tuhan tetap baik. Sebagai anak-anak Tuhan kita harus punya tekad untuk memelihara/menjaga hubungan kita dengan Bapa. Tuhan menginginkan yang terbaik dari kita, tetapi Dia tidak pernah menuntut sesuatu yang tidak dapat kita lakukan. Ada standar/kadar tertentu tentang memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Imamat 1:3, 10; 2:1; 3:1;4:2-3; 5:15

16 kbps

48 kbps

Kitab Imamat III Fungsi dari kelima kurban persembahan ini bukan hanya menjaga hubungan, tapi juga memantapkan/memperbaiki hubungan dengan Tuhan. Yang disebut umat Tuhan, yaitu seseorang yang sudah memiliki hubungan perjanjian berdasarkan karya penebusan Tuhan Yesus di atas kayu salib. Bangsa Israel dipilih Tuhan sebagai umat pilihan Tuhan. Allah sudah melakukan peran-Nya atas dasar anugerah, selanjutnya adalah tugas kita untuk berusaha melakukan yang terbaik untuk Tuhan melalui hidup kita. Imamat 3:1, 6, 12,

16 kbps

48 kbps

Kristus Datang bagi Saya, bagimu, dan bagi Mereka Semua orang berdosa adalah orang yang terhilang dari Tuhan Yesus. Mungkin selama ini kita tidak dipedulikan oleh orang-orang di sekitar kita, tapi tangan Tuhan selalu terbuka menyambut kita. Setiap orang percaya harus menjadi saluran berkat buat orang lain. Melalui hidup kita, semua orang dapat melihat bahwa Allah disediakan bagi semua orang. Kristus datang untuk orang-orang berdosa. Biarlah Natal bukan hanya di bulan Desember, tapi kebaikan orang-orang percaya boleh dirasakan oleh semua orang setiap hari. Lukas 19:10

16 kbps

48 kbps

Kristus Datang Membawa Damai Sejahtera di Tengah Kekacauan dan Penderitaan Tuhan Yesus meninggalkan damai sejahtera untuk setiap orang percaya, dan damai sejahtera itu tidak sama dengan damai yang diberikan oleh dunia. Kalau dunia menilai damai sejahtera itu dari harta, kedudukan, status sosial, dan lain-lain, semua itu sifatnya tidak kekal. Tuhan datang memberikan damai sejahtera yang sifatnya kekal di dalam keadaan/situasi apa pun. Apakah kita sudah menerima damai sejahtera itu? Yohanes 14:27

16 kbps

48 kbps

Kristus Datang untuk Memberikan Hidup yang Berkelimpahan di Tengah Kekurangan Kelimpahan yang ditawarkan Tuhan Yesus bersumber dari diri-Nya. Kasih, pengakuan, dan rasa aman yang berkelimpahan selalu diberikan Tuhan kepada anak-anak-Nya. Hidup kita jangan hanya difokuskan pada harta dan kekayaan karena semua itu bisa habis dimakan ngengat dan karat. Kita tidak boleh melewatkan hidup yang berkelimpahan yang bersumber pada Tuhan. Ada banyak krisis yang dialami oleh orang percaya, tapi tergantung pada kita bagaimana menyikapi semua itu. Yohanes 10:9-10

16 kbps

48 kbps

Iman Tanpa Perbuatan adalah Mati Iman yang menyelamatkan bukan berasal dari usaha kita sendiri, tapi karena anugerah Tuhan. Alasan Tuhan memisahkan kambing dan domba adalah karena iman yang menyelamatkan tidak pernah berdiri sendiri. Semua orang bisa berbuat baik, namun tidak semua perbuatan baik memiliki motivasi/cara/tujuan yang cocok dengan iman yang menyelamatkan. Perbuatan baik juga tidak bisa berdiri sendiri. Orang-orang di sekitar kita harus bisa melihat buah dari iman yang kita miliki melalui perbuatan kita. Yakobus 2:14-17

16 kbps

48 kbps

Kitab Imamat IV Pentahbisan Harun dan anak-anaknya dilakukan di depan umat Tuhan. Harun dan anak-anaknya menjadi imam karena otoritas yang diberikan Allah pada mereka. Dalam menjalankan tugas, mereka harus menaati perintah Tuhan sehingga pelayanan mereka bisa berkenan di hati Tuhan. Mereka dipilih Tuhan karena anugerah Tuhan. Sebagai umat Tuhan kita bisa menuntut pemimpin yang bisa menjadi teladan, tapi mereka bukan standar yang mutlak di dalam kehidupan kita. Tuhan adalah standar mutlak keteladanan dalam hidup kita. Imamat 8

16 kbps

48 kbps

Kitab Imamat V Setiap panggilan selalu ada maksudnya. Saat Tuhan memanggil Harun dan anak-anaknya sebagai imam, Tuhan juga punya maksud dan tujuan. Yaitu, supaya mereka dapat melaksanakan perintah Tuhan secara khusus di tengah umat-Nya di dunia dan menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya. Dengan kedua hal ini, mereka memuliakan Tuhan. Pada masa kini, tugas imam ini diemban oleh semua orang yang telah menerima kasih karunia Allah dalam karya penebusan Tuhan Yesus. Imamat 9

16 kbps

48 kbps

Pernyataan Iman Pada saat seseorang mau menjadi orang percaya, dia harus menyadari bahwa dia orang yang berdosa dan mengaku bahwa dia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Bukan hanya itu saja, tapi bagaimana seseorang menyikapi pengakuannya itu. Kita sering kali menyatakan pernyataan-pernyataan religius, tapi bagaimana sikap kita terhadap pernyataan itu, apakah sesuai? Tuhan melihat sikap hati dan Dia tidak melihat kita dari luar saja. Biarlah kita tidak menjadi orang yang hanya mengakui Tuhan di mulut saja dan sikap hati kita jauh dari Tuhan. Lukas 23:33-43

16 kbps

48 kbps

Layak atau Anugerah? Setelah kita menerima karya penebusan dari Kristus, sudah selayaknya kita dapat melayani dan hidup bagi Kristus. Karya penebusan Allah memungkinkan kita menjadi anak-Nya dan kemungkinan ini didasarkan pada anugerah Allah, jadi kita tidak boleh menyia-nyiakan anugerah Tuhan. Lukas 23:33-43

16 kbps

48 kbps

Keseriusan Dosa dan Akibatnya Tuhan Yesus punya kriteria tertentu bagaimana seseorang dikatakan berdosa. Berdasarkan kriteria Tuhan, semua manusia dikatakan telah berdosa dan bagi Allah ini adalah hal yang serius sebab berakibat pada kebinasaan manusia. Pada penghakiman terakhir Allah akan menghukum setiap orang berdasarkan dosa-dosanya. Oleh sebab itu, kita yang telah menerima anugerah pengampunan, seharusnya mensyukurinya dan bertekad untuk tidak lagi melakukan dosa di hadapan-Nya. Lukas 23:33-43

16 kbps

48 kbps

Yesus Kristus versi Manusia dan Yesus Kristus versi Allah Ada banyak orang yang melihat Yesus dari sudut pandang manusia sehingga saat Yesus hadir dengan keadaan yang bertolak belakang dengan sudut pandang, mereka menolaknya. Kita boleh saja memilih Mesias sesuai keinginan kita. Tapi hanya ada satu Mesias, yakni Yesus Kristus yang sesuai dengan kebutuhan manusia, Mesias dari sudut pandang Allah yang dapat menyelamatkan kita. Lukas 24:1-12

16 kbps

48 kbps

Kitab Imamat VI: Kamu Harus Hidup Tidak Sama dengan Mereka Sebagai orang percaya, apakah kriteria kebudayaan yang kita pakai dalam kehidupan ini? Tolok ukur kita sebagai orang percaya dalam berperilaku bukanlah tujuan atau opini orang, tapi Firman Tuhanlah yang harus menjadi tolak ukur perilaku kehidupan kita. Kehadiran kita sebagai orang percaya harus menjadi garam dan terang. Mungkin hidup kita tidak disukai orang, tapi kita harus ingat bahwa kita hidup untuk menyenangkan hati Tuhan dan hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Imamat 18:1-5

16 kbps

48 kbps

Kitab Imamat VII: Kuduslah Engkau Karena Allahmu Kudus Kita harus hidup sesuai dengan tujuan Tuhan. Kita dituntut untuk hidup sesuai dengan citra Allah. Saat kita melakukan sesuatu, kita dimotivasi bukan untuk mendapatkan upah, tetapi kita dimotivasi untuk bersyukur atas anugerah Tuhan. Sebagai anak-anak Tuhan, biarlah kita mewujudkan hidup yang kudus dan diperkenan oleh Allah. Imamat 19

16 kbps

48 kbps

Hidup Berdasarkan Ketetapan Tuhan Setiap orang percaya dituntut untuk hidup kudus berdasarkan pada Firman Tuhan. Tuhan ingin setiap Firman yang sudah kita pahami hendaknya menguasai kehidupan kita. Kehidupan dalam kekudusan tidak pernah lepas dari Firman Tuhan. Berdasarkan pemahaman yang benar tentang Firman Tuhan akan membuat orang jauh dari kesesatan. Imamat 20-22

16 kbps

48 kbps

Prinsip Dasar Umat Allah Memperingati Hari-Hari Raya Kristen Hari-hari raya yang Tuhan minta untuk diperingati, semua itu difokuskan pada Tuhan. Jadi, semua hari raya yang kita rayakan harus memunyai arti bahwa sebagai manusia kita harus sadar, kita adalah manusia yang bergantung pada Tuhan. Prinsip dasar umat Kristen merayakan hari raya Kristen semata-mata karena karya penebusan Allah. Cara kita memperingati hari-hari raya harus cocok dengan isi hati dan pikiran Tuhan. Semua perayaan yang kita rayakan harus benar-benar sesuai dengan sudut pandang Allah. Imamat 23

16 kbps

48 kbps

Nehemia: Tanggung Jawab sebagai Orang Percaya Allah menghendaki kita peduli dengan orang lain seperti Nehemia. Melihat keprihatinan orang lain adalah tanggung jawab kita juga. Allah ingin kita menjadi umat Tuhan yang peduli. Kita harus membuka diri untuk menjadi garam dan terang di mana pun kita berada. Nehemia 1:1-11

16 kbps

48 kbps

Nehemia: Doa Orang Percaya Berdasarkan Firman Tuhan Berdasarkan apakah kita menyatakan doa kita? Tuhan mau kita berdoa sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, tanpa memanipulasi Firman Tuhan untuk kepentingan diri kita sendiri. Kalau hal itu kita lakukan, nama Tuhanlah yang dipermuliakan. Sebagai orang percaya kita tidak berjalan sendiri tapi kita mendasarkan segalanya pada Firman Tuhan. Nehemia 1:1-11

16 kbps

48 kbps

Nehemia: Tantangan di Tengah Orang Percaya Nehemia adalah orang yang senantiasa melibatkan Tuhan dalam menjalankan tanggung jawabnya. Dia membawa setiap masalah yang ia hadapi kepada Tuhan, membiarkan kehendak Tuhan yang jadi atas segalanya. Keberhasilan Nehemia disebabkan karena dia tetap berpegang pada Firman Tuhan dan hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Di dalam kehidupan kita, biarlah kita hidup pada jalur Tuhan dan tetap berpegang teguh pada Firman Tuhan sehingga saat kita menghadapi tantangan, kita mampu melewatinya. Nehemia 2:11-16

-

-

Ya Tuhan, Celikkanlah Mata Rohani Kami Orang yang membatasi diri dengan keterbatasan dirinya adalah orang yang tidak mengakui kemahakuasaan Allah. Orang yang mengenal Tuhan membiarkan Tuhan menjadi Tuhan dalam dirinya sehingga dia bisa melihat di luar keterbatasan dirinya. Elisa mengandalkan Tuhan dan percaya akan kebesaran Tuhan sehingga dia bisa menghadapi masalah yang menghampirinya. Biarlah Tuhan mencelikkan mata rohani kita sehingga kita bisa melihat di luar keterbatasan kita dan mengandalkan Tuhan dalam menghadapi apa pun yang kita alami. 2 Raja-raja 6:8-23

-

-

Musa Diperintahkan untuk Menghitung dan Mencatat Umat Israel Musa memunyai motivasi yang baik untuk melakukan perintah Tuhan. Sebagai anak-anak Tuhan, perilaku kita harus memakai pola pikir yang baru di dalam Yesus Kristus. Motivasi dan tujuan kita harus cocok dengan Firman Tuhan dan karakter Ilahi. Di dalam kehidupan ini, pengakuan siapakah yang kita kejar? Pengakuan Allah atau pengakuan manusia? Bilangan 1:1-3,17-19, 47-54

16 kbps

48 kbps

Bangsa Israel Diperintahkan untuk Mengelilingi Kemah Pertemuan Kedekatan seseorang dengan hal-hal rohani bisa dikaitkan bahwa orang-orang itu dekat dengan Tuhan atau tidak. Saat bangsa Israel diminta untuk berkeliling di kemah pertemuan, yang dimaksudkan Allah supaya bangsa Israel menyadari bahwa Allah adalah pusat dari kehidupan mereka. Orang yang agamawi belum tentu punya pengenalan yang baik/punya hubungan yang dekat dengan Allah. Orang-orang benar tahu tentang Allah dan tidak boleh hanya sekadar tahu, tapi juga harus punya hubungan yang dekat dengan Tuhan. Bilangan 2:1-3, 5, 10, 18, 22, 29

16 kbps

48 kbps

Luar Dalam Bersih dan Sehat Apakah Tuhan peduli kebersihan dan kesehatan umatnya secara fisik saja? Tentu tidak. Tuhan tidak sekadar prihatin pada kebersihan dan kesehatan umat-Nya secara fisik. Tuhan juga peduli pada umat-Nya yang tidak hanya memelihara tubuhnya, tetapi juga memelihara kerohaniannya. Ada kalanya fisik kita lemah tapi kalau kerohanian kita bersih dan sehat, keterbatasan kita secara fisik tidak akan menjadi batu sandungan/penghalang untuk tetap berfungsi sebagaimana anak-anak Tuhan seharusnya berfungsi. Bilangan 5:1-10

16 kbps

48 kbps

Firman Tuhan Merupakan Standar Hidup Orang Percaya Di dalam Kristus, setiap orang sederajat, tidak dibedakan berdasarkan kesukuan dan statusnya. Apa pun status kita dalam kehidupan, kita harus mempersembahkan kehidupan yang kudus di hadapan Tuhan. Kita harus peka terhadap budaya dan tradisi-tradisi kita yang tidak cocok pada kebenaran Firman Allah. Sebagai anak-anak Allah kita harus membiarkan diri kita dikuasai oleh Allah. Bilangan 5:11-31

16 kbps

48 kbps

Orang Percaya Tidak Memiliki Alasan untuk Tidak Menjadi Garam dan Terang Dunia Bagaimana seharusnya seorang manusia menjalani kehidupan di dalam dunia yang masih Tuhan izinkan? Tuhan tidak pernah mengharapkan kita sebagai orang percaya yang tidak menjadi garam dan terang dunia. Tidak ada situasi dan kondisi yang bisa menjadi alasan kita untuk tidak menjadi garam dan terang. Apa pun yang terjadi di sekitar kita, Tuhan tidak mau kita berhenti untuk menjadi garam dan terang bagi kemuliaan nama Tuhan. Matius 5:13-16

16 kbps

48 kbps

Yesus adalah Saksi dan Hakimku Dari zaman ke zaman, Stefanus memperlihatkan bahwa ada orang-orang yang sudah mempunyai suatu konsep tersendiri tentang siapakah Tuhan yang sebenarnya mereka miliki. Tapi Stefanus tahu siapakah Tuhan yang ia miliki. Tuhan Yesus berperan sebagai saksi bagi Stefanus dan sebagai hakim dari segala hakim. Dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, Tuhan Yesus berdiri untuk kita dan akan menyatakan bahwa kita tetap hidup benar dan berkenan di hadapan Tuhan bila kita tetap berpegang pada Firman-Nya. Kisah 7:54-60

16 kbps

48 kbps

Perumpamaan Pendengar dan Pelaku Firman Mendirikan rumah di atas pasir bukanlah hal yang baik. Kita harus membangun rumah di atas dasar yang teguh. Kalau orang-orang Yahudi pada masa lalu hanya sekadar mendengar apa yang dikatakan Yesus lalu mereka hanya merespons dengan ketakjuban, maka hal seperti itu tidak cukup. Tuhan menghendaki agar setiap kita orang-orang percaya tidak hanya sekadar mendengar, tetapi juga menjadi pelaku Firman. Matius 7:24-27; Lukas 6:47-49

16 kbps

48 kbps

Perumpamaan Permainan Anak-Anak di Pasar Perumpamaan dalam ayat-ayat ini menggambarkan generasi yang meresponi kehadiran Yohanes dan Tuhan Yesus pada masa itu. Kehadiran Tuhan Yesus dan Yohanes waktu itu juga ditolak. Manusia berpikir bahwa cara Tuhan sangat tidak logis untuk menyelamatkan mereka dan mereka mau agar cara manusialah yang dipakai untuk karya keselamatan. Akhirnya mereka kehilangan kesempatan memperoleh keselamatan itu. Maukah kita mempercayakan keselamatan kita hanya pada Tuhan Yesus? Matius 11:16-19; Lukas 7:31-35

16 kbps

48 kbps