Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Rahmiati
Firman
Nehemia: Tantangan di Tengah Orang Percaya
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 05:28
Kode:
R 047
Nats Alkitab:
Nehemia 2:11-16 Ringkasan Kotbah:
Nehemia adalah orang yang senantiasa melibatkan Tuhan dalam menjalankan tanggung jawabnya. Dia membawa setiap masalah yang ia hadapi kepada Tuhan, membiarkan kehendak Tuhan yang jadi atas segalanya. Keberhasilan Nehemia disebabkan karena dia tetap berpegang pada Firman Tuhan dan hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Di dalam kehidupan kita, biarlah kita hidup pada jalur Tuhan dan tetap berpegang teguh pada Firman Tuhan sehingga saat kita menghadapi tantangan, kita mampu melewatinya.
»
- 1787 reads
Nehemia: Doa Orang Percaya Berdasarkan Firman Tuhan
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 05:26
Kode:
R 046
Nats Alkitab:
Nehemia 1:1-11 Ringkasan Kotbah:
Berdasarkan apakah kita menyatakan doa kita? Tuhan mau kita berdoa sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, tanpa memanipulasi Firman Tuhan untuk kepentingan diri kita sendiri. Kalau hal itu kita lakukan, nama Tuhanlah yang dipermuliakan. Sebagai orang percaya kita tidak berjalan sendiri tapi kita mendasarkan segalanya pada Firman Tuhan.
»
- 2195 reads
Hidup Berdasarkan Ketetapan Tuhan
Submitted by admin on Wed, 25/06/2008 - 05:23
Kode:
R 045
Nats Alkitab:
Imamat 20-22 Ringkasan Kotbah:
Setiap orang percaya dituntut untuk hidup kudus berdasarkan pada Firman Tuhan. Tuhan ingin setiap Firman yang sudah kita pahami hendaknya menguasai kehidupan kita. Kehidupan dalam kekudusan tidak pernah lepas dari Firman Tuhan. Berdasarkan pemahaman yang benar tentang Firman Tuhan akan membuat orang jauh dari kesesatan.
»
- 1819 reads
Kitab Imamat VI: Kamu Harus Hidup Tidak Sama dengan Mereka
Submitted by admin on Tue, 24/06/2008 - 12:04
Kode:
R 044
Nats Alkitab:
Imamat 18:1-5 Ringkasan Kotbah:
Sebagai orang percaya, apakah kriteria kebudayaan yang kita pakai dalam kehidupan ini? Tolok ukur kita sebagai orang percaya dalam berperilaku bukanlah tujuan atau opini orang, tapi Firman Tuhanlah yang harus menjadi tolak ukur perilaku kehidupan kita. Kehadiran kita sebagai orang percaya harus menjadi garam dan terang. Mungkin hidup kita tidak disukai orang, tapi kita harus ingat bahwa kita hidup untuk menyenangkan hati Tuhan dan hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
»
- 1616 reads
Kitab Imamat I
Submitted by admin on Tue, 24/06/2008 - 11:47
Kode:
R 037
Nats Alkitab:
Imamat 1 :2-3, 10-11 Ringkasan Kotbah:
Untuk menyenangkan hati Tuhan, kita tidak dapat menyembah, memuji, dan menaati perintah-Nya dengan cara yang kita pilih sendiri. Sebab yang kita anggap baik, belum tentu baik menurut Tuhan. Kita harus tahu apa yang Dia suka dan apa yang tidak Dia suka. Firman Tuhan sudah diberikan pada kita, maka seharusnya kita bertekad untuk mempelajari dan mengerti karena bagi Tuhan tidak ada ketaatan yang setengah-setengah. Kalau kita benar-benar mengetahui isi hati dan pikiran Tuhan, kita akan dapat melakukan apa yang Tuhan mau sesuai kehendak Tuhan dan bukan kehendak kita sendiri.
»
- 1882 reads
Yakobus
Submitted by admin on Tue, 24/06/2008 - 11:44
Kode:
R 036
Nats Alkitab:
Mazmur 119:1-8 Ringkasan Kotbah:
Sebagai orang percaya, kita harus menerapkan kehidupan yang berprinsip pada Firman Tuhan. Kehidupan dalam dunia ini hanya sementara, oleh karena itu Tuhan menghendaki supaya kita hidup taat sesuai kehendak-Nya. Apa pun yang terjadi, asal kita hidup berkenan di hadapan Tuhan, maka jerih payah kita tidak sia-sia.
»
- 2006 reads
Pembagian Tugas untuk Suku Lewi
Submitted by admin on Tue, 24/06/2008 - 10:14
Kode:
R 027
Nats Alkitab:
Bilangan 3:1-4:49; Yesaya 52:7; Lukas 10 Ringkasan Kotbah:
Suku Lewi adalah orang-orang yang dipilih untuk melayani di kemah suci dengan berbagai tugas yang berbeda. Di dalam kehidupan bergereja kita, ada banyak pelayanan yang dapat kita lakukan. Biasanya peran/jabatan apa yang paling tidak diminati? Yakni, rohaniwan. Banyak orang yang tidak mau jadi rohaniwan dan juga tidak mendukung orang lain jadi rohaniwan. Alasan pertama, karena takut menderita. Padahal firman Tuhan mengatakan, setiap orang percaya (bukan hanya rohaniwan) tidak hanya dipanggil untuk percaya tapi juga untuk hidup menderita bagi Kristus. Kedua, karena takut dituntut terlalu banyak untuk hidup kudus. Padahal panggilan hidup kudus ditujukan pada semua orang percaya. Ketiga, karena merasa tidak layak. Kita semua tidak ada yang layak, bukan hanya menjadi rohaniwan, bahkan menjadi anak Tuhan pun kita tidak layak. Semua adalah semata kemurahan dan anugerah Tuhan. Keempat, karena jabatan pendeta dianggap kurang membanggakan. Padahal dari sudut pandang Tuhan, itu sangat indah.
»
- 2554 reads
Pendahuluan Khotbah di Bukit
Submitted by admin on Tue, 24/06/2008 - 09:57
Kode:
R 025
Nats Alkitab:
Matius 5-7 Ringkasan Kotbah:
Tuhan Yesus memulai pengajaran-Nya dengan kata 'berbahagialah' dan 'bersukacitalah' yang merupakan satu berita pengharapan yang pasti bagi umat-Nya di dalam menghadapi kesulitan dan segala pergumulan dalam dunia ini. Di sini Tuhan juga mengajarkan akan status kita sebagai garam dan terang dunia di situasi apa pun. Firman Tuhan diberikan kepada kita agar kita bisa hidup sesuai dengan tujuan Allah menciptakan kita karena kelak kita akan dihakimi oleh pencipta kita.
»
- 2021 reads
Bagaimana Seharusnya Kita Bersikap terhadap Sesama?
Submitted by admin on Tue, 24/06/2008 - 07:57
Kode:
R 023
Nats Alkitab:
Keluaran 21:1-11; Matius 22:37 Ringkasan Kotbah:
Hukum mengasihi Allah dan sesama merupakan rangkuman dari seluruh hukum yang diberikan. Firman Tuhan mengajarkan agar kita memanusiakan diri dan orang lain seperti yang Tuhan rencanakan. Yakni, tidak lebih tinggi dari yang seharusnya dan juga tidak lebih rendah dari yang seharusnya. Sehingga pada saat Tuhan memberi peraturan tentang budak, sama sekali tidak mempunyai pengertian bahwa manusia yang satu boleh memperlakukan manusia yang lain semena-mena. Itulah sebabnya Tuhan menjelaskan hak-hak seseorang. Sesama kita tidak bergantung pada etnis, agama, atau apa pun.
»
- 1952 reads
Hukum V
Submitted by admin on Tue, 24/06/2008 - 07:04
Kode:
R 018
Nats Alkitab:
Keluaran 20:1-12 (Keluaran 20:12); Efesus 6:1-4 Ringkasan Kotbah:
Tidak menaati orang tua merupakan karakteristik dari orang yang memberontak pada Allah. Orang tua dituntut untuk mendidik anaknya dalam Tuhan, karena itu mereka sendiri harus hidup dalam Tuhan, belajar firman Tuhan, dan melakukan firman Tuhan. Dan hal ini berkaitan dengan tunduknya anak pada orang tua. Dengan kata lain, anak harus taat pada orang tua di dalam Tuhan.
»
- 2181 reads